{"id":527,"date":"2023-03-09T10:26:22","date_gmt":"2023-03-09T10:26:22","guid":{"rendered":"https:\/\/wukirharjosid.slemankab.go.id\/first\/artikel\/139"},"modified":"2023-03-09T10:26:22","modified_gmt":"2023-03-09T10:26:22","slug":"sosialisasi-administrasi-kependudukan-adminduk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wukirharjosid.slemankab.go.id\/home\/2023\/03\/09\/sosialisasi-administrasi-kependudukan-adminduk\/","title":{"rendered":"Sosialisasi Administrasi Kependudukan (Adminduk)"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><strong>Wukirharjo, 9-3-2023<\/strong>. Pemerintah Kalurahan Wukirharjo melaksanakan Sosialisasi Administrasi Kependudukan (Adminduk) yang menghadirkan narasumber dari Kapanewon Prambanan dengan peserta Pamong Kalurahan, staff dan perwakilan RT di Kalurahan Wukirharjo. Turaji, SE selaku Lurah Wukirharjo mengatakan bahwa dokumen kependudukan adalah dokumen penting dan harus selalu di <em>update<\/em>&nbsp;disesuaikan dengan kondisi terbaru dan perlunya ada kesamaan antar dokumen karena akan mempermudah dalam mendapatkan pelayanan publik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Narasumber dari Jawatan Umum Kapanewon Prambanan menyampaikan materi Sosialisasi Administrasi Kependudukan sesuai dengan Undang-Undang No 24 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 Tentang Administrasi Kependudukan yang terkait dalam ketugasan RT yaitu pasal 44 ayat 1 yang berbunyi,&nbsp;<em>Setiap kematian wajib dilaporkan oleh ketua rukun tetangga atau nama lainnya di domisili Penduduk kepada Instansi Pelaksana setempat paling lambat 30 (tiga puluh) hari sejak tanggal kematian<\/em>.&nbsp; https:\/\/peraturan.bpk.go.id\/Home\/Details\/38985\/uu-no-24-tahun-2013<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Narasumber juga menyampikan materi tentang Peraturan Menteri Dalam Negeri No 73 tahun 2022 tentang&nbsp;Pencatatan Nama Pada Dokumen Kependudukan.<\/p>\n<p>Disebutkan dalam Pasal 3 bahwa, Dokumen Kependudukan meliputi:<\/p>\n<ol>\n<li>biodata Penduduk;<\/li>\n<li>kartu keluarga;<\/li>\n<li>kartu identitas anak;<\/li>\n<li>kartu tanda penduduk elektronik;<\/li>\n<li>surat keterangan kependudukan; dan<\/li>\n<li>akta pencatatan sipil.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Dalam Pasal 4, ayat 2 Pencatatan Nama pada Dokumen Kependudukan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dengan memenuhi persyaratan:<\/p>\n<ol>\n<li>mudah dibaca, tidak bermakna negatif, dan tidak multitafsir;<\/li>\n<li>jumlah huruf paling banyak 60 (enam puluh) huruf termasuk spasi; dan<\/li>\n<li>jumlah kata paling sedikit 2 (dua) kata.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Pasal 5 ayat (1) Tata cara Pencatatan Nama pada Dokumen Kependudukan meliputi:<\/p>\n<ol>\n<li>menggunakan huruf latin sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia;<\/li>\n<li>nama marga, famili atau yang disebut dengan nama lain dapat dicantumkan pada Dokumen Kependudukan; dan<\/li>\n<li>gelar pendidikan, adat dan keagamaan dapat dicantumkan pada kartu keluarga dan kartu tanda penduduk elektronik yang penulisannya dapat disingkat.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Ayat (2) Nama marga, famili, atau yang disebut dengan nama lain sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b merupakan satu kesatuan dengan nama.<\/p>\n<p>Ayat (3) Tata cara Pencatatan Nama pada Dokumen Kependudukan dilarang:<\/p>\n<ol>\n<li>disingkat, kecuali tidak diartikan lain;<\/li>\n<li>menggunakan angka dan tanda baca; dan<\/li>\n<li>mencantumkan gelar pendidikan dan keagamaan pada akta pencatatan sipil.<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wukirharjo, 9-3-2023. Pemerintah Kalurahan Wukirharjo melaksanakan Sosialisasi Administrasi Kependudukan (Adminduk) yang menghadirkan narasumber dari Kapanewon Prambanan dengan peserta Pamong Kalurahan, staff dan perwakilan RT di Kalurahan Wukirharjo. Turaji, SE selaku Lurah Wukirharjo mengatakan bahwa dokumen kependudukan adalah dokumen penting dan harus selalu di update&nbsp;disesuaikan dengan kondisi terbaru dan perlunya ada kesamaan antar dokumen karena akan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":50,"featured_media":528,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-527","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wukirharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/527","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wukirharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wukirharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wukirharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/users\/50"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wukirharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=527"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/wukirharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/527\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wukirharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/media\/528"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wukirharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=527"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wukirharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=527"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wukirharjosid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=527"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}