oplus_0

Mahasiswa KKN UNS Kelompok 238 Gelar Edukasi Interaktif Bijak Bermedia Sosial dan Pencegahan Cyberbullying di SD Muhammadiyah GUNUNGHARJO 02

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan media sosial, kemampuan bermedia sosial secara bijak menjadi salah satu kecakapan hidup (life skill) yang sangat krusial untuk ditanamkan sejak usia dini. Anak-anak sebagai generasi digital native rentan terpapar berbagai risiko di dunia maya, salah satunya adalah cyberbullying. Mengakomodasi kebutuhan tersebut, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Kelompok 238 Universitas Sebelas Maret meluncurkan program kerja bertajuk Edukasi Literasi Digital melalui Penguatan Perilaku Bijak Bermedia Sosial dan Pencegahan Cyberbullying di SD Muhammadiyah GUNUNGHARJO 02.          

Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 27 Juli 2026 pukul 08.30 WIB ini bertempat di SD Muhammadiyah GUNUNGHARJO 02, dan diikuti dengan sangat antusias oleh para siswa-siswi kelas 4,5, dan 6.  Program ini dipimpin langsung oleh Ketua Tim KKN Kelompok 238 UNS, Riyadl Mufid Isfihanni, beserta seluruh anggota kelompok di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Agung Budiharjo, S.Si., M.Si.

Kegiatan dimulai tepat pukul 08.30 WIB dan disambut antusias oleh siswa-siswi SD Muhammadiyah GUNUNGHARJO 02. Tim KKN membuka sesi dengan menjelaskan pentingnya bersikap bijak saat menggunakan media sosial, mengingat anak-anak sejak dini sudah bersentuhan langsung dengan berbagai platform digital. Materi disampaikan secara santai namun tetap mendalam, mencakup etika berinteraksi di dunia maya, dampak negatif penyalahgunaan media sosial, hingga pengenalan berbagai bentuk cyberbullying beserta langkah-langkah menghadapi apabila suatu saat mengalaminya.

Agar suasana tidak monoton, tim KKN menyelipkan sesi pengerjaan soal interaksi melalui platform Educaplay di tengah-tengah penyampaian materi. Siswa-siswi tampak bersemangat menjawab pertanyaan seputar bijak bermedia sosial dan cyberbullying yang baru saja mereka pelajari, sekaligus menjadi cara bagi tim KKN untuk mengukur sejauh mana pemahaman yang telah tertanam. tidak berhenti di situ, kegiatan juga diselingi ice breaking berupa menyanyikan lagu bertema anti-bullying secara bersama-sama, uang sontak membuat suasana kelas menjadi riuh dan penuh tawa sekaligus menyisipkan pesan modal dengan cara yang mudah diingat anak-anak.

Mendekati akhir acara, siswa-siswi diberi kesempatan untuk bertanya maupun berbagai pengalaman terkait penggunaan media sosial melalui sesi diskusi interaktif bersama tim KKN. Sebagai bentuk apresiasi, hadiah-hadiah kecil juga diberikan kepada peserta yang paling aktif untuk menunjukkan pemahaman terbaik selama sesi penyampaian materi berlangsung.

Sinergi antara edukasi teoritis, kuis interaktif, dan ice breaking kreatif dalam kegiatan ini terbukti efektif menarik minat siswa-siswi SD Muhammadiyah GUNUNGHARJO 02 untuk mengenal dunia digital secara bijak dan menyenangkan. Pihak sekolah mengapresiasi tinggi inisiatif dan pengabdian mahasiswa KKN Kelompok 238 Universitas Sebelas Maret Surakarta yang turut mendukung peningkatan literasi digital generasi muda.

Melalui program edukatif ini, diharapkan kebiasaan bijak bermedia sosial dan kesadaran akan bahaya cyberbullying dapat tertanam kuat dalam diri siswa-siswi SD Muhammadiyah GUNUNGHARJO 02 sejak usia dini. Tim KKN Kelompok 238 juga berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan edukatif dan pemberdayaan anak yang berkelanjutan guna mewujudkan generasi muda yang cerdas, bijak, dan berdaya saing di era digital.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *