Mahasiswa KKN Universitas Sebelas Maret Membuat Sabun Cuci Piring dari Daun Pandan dan Jeruk Nipis bersama PKK Dukuh Klumprit 1 Desa Wukirharjo
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret Aulissya Nadiva dari Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik melaksanakan program Membuat Sabun Cuci Piring dari Daun Pandan dan Jeruk Niipis bersama ibu-ibu PKK Dukuh Klumprit 1, Desa Wukirharjo. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 15 Januari 2026 sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal desa secara berkelanjutan.
Program kegiatan ini melibatkan Kepala dukuh dan kelompok PKK. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memanfaatkan sumber daya alam yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar, dengan mengurangi ketergantungan pada produk berbahan kimia sintetis, serta membuka peluang usaha rumahan yang bernilai ekonomis. pelaksanaan program ini dilakukan melalui sosialisasi manfaat bahan alami, demonstrasi pembuatan sabun cuci piring, praktik langsung dengan warga. sabun yang dihasilkan memanfaatkan ekstrak daun pandan sebagai pewarna alami dan pewangi alami dengan kandungan antibakteri, jeruk nipis sebagai mengangkat lemak dan kotoran serta campuran bahan kimia yaitu texapon dengan fungsi menghasilkan busa, mengangkat minyak sehingga efektif dalam membersihkan noda yang berminyak.
kegiatan ini merupakan wujud nyata kemitraan untuk mencapai tujuan (SDGs 17) antara Mahasiswa Universitas Sebelas Maret dan Ibu-Ibu PKK sebagai sasaran dalam program. kolaborasi ini menunjukan dalam menyelesaikan permasalahan lingkungan dan ekonomi desa. tanpa kemitraan ini program tidak akan berjalan dengan efektif dan berkelanjutan.
selain SDGs 17, pembuatan sabun cuci piring ini berkontribusi dengan SDGs 8 (pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi) karena dengan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan serta menciptakan lapangan kerja yang layak dan SDGs 12 (Konsumsi dan Produksi yang bertanggung jawab) SDGs ini mendorong pola produksi dan konsumsi yang ramah lingkungan serta efisien dalam penggunaan sumber daya. program ini memanfaatkan bahan alami lokal seperti daun pandan dan jeruk nipis.
Perangkat dukuh memberikan apresiasi atas inisiatif dengan berharap inovasi dapat dikembangkan menjadi produk UMKM, sementara perwakilan Ibu-Ibu PKK menyatakan komitmen utuk meneruskan produksi secara berkelajutan, secara keseluruhan yang mengikuti kegiatan menyambut dengan baik program ini karena dinilai lebih aman bagi kesehatan sekaligus berpotensi menambah pendapatan keluarga.
Melalui program pembuatan sabun cuci piring dari jeruk nipis dan daun pandan, mahasiswa KKN Universitas Sebelas Maret berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Dukuh Klumprit 1, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan desa yang sehat, mandiri, dan berkelanjutan.
